Bolehkah Sebenarnya Anda Menonton Film Dewasa?

Bolehkah Sebenarnya Anda Menonton Film Dewasa

Bagi anak-anak yang masih di bawah umur, tentu saja menonton film yang memuat adegan vulgar merupakan hal yang sangat dilarang. Namun, bagaimana jika usia Anda sudah mencukupi dan bahkan juga sudah berkeluarga? Apakah ketetapan yang sama masih tetap berlaku? Untuk menjawabnya, coba Anda pahami penjelasan berikut ini terlebih dahulu.

  1. Pahami Efek Setelah Menonton Film Dewasa

Siapa saja yang menonton film dengan adegan dewasa di dalamnya, pasti akan merasakan efek yang sama, terutama pada bagian saraf otaknya. Saraf otak bisa mengalami kerusakan saat Anda secara rutin mulai terjebak dalam lingkaran konten pornografi. Bahkan, kerusakan yang ditimbulkan lebih parah dibandingkan dengan yang ditimbulkan oleh obat-obatan terlarang.

Jangan sampai Anda berpikiran bahwa tak mengapa jika sesekali menonton film dengan adegan vulgar. Sama seperti narkotika, film porno mengakibatkan Anda mengalami kecanduan. Saat Anda mulai merasa candu, pandangan Anda akan hubungan intim akan berubah. Hubungan intim tak lagi didasari atas kebutuhan emosi dan fisik satu sama lain, melainkan hanya karena gairah semata.

  1. Kecanduan Pornografi Merupakan Sebuah Penyakit Mental

Tahukah Anda jika kecanduan pornografi sudah ditetapkan oleh WHO sebagai salah satu gangguan mental? Orang yang sudah candu menonton film hubungan intim, akan sulit untuk mengendalikan hasrat seksual mereka. Hasrat seksual yang tak terkendali, akan berisiko membuat mereka yang kecanduan melampiaskannya begitu saja secara sembarangan dan tak normal.

Tentu Anda sudah sering mendengar tindakan perkosaan yang terjadi di banyak tempat. Salah satu pemicunya adalah karena konten vulgar yang telah ditonton oleh pelakunya. Fantasi dan hasrat seksual yang mereka rasakan, menuntut untuk dipenuhi. Makanya, tak jarang juga terjadi penyimpangan seksual, sehingga mereka bahkan melakukan hubungan intim dengan binatang.

  1. Pengaruh Film Dewasa Pada Aktivitas Ranjang Anda

Alasan menjadikan film porno sebagai media belajar untuk memuaskan pasangan, sama sekali bukan jalan yang baik untuk dilakukan. Anda harus tahu bahwa film porno dibuat untuk kepentingan komersial bukan kesehatan. Jadi, akan lebih baik Anda mencari tahu cara membahagiakan pasangan di ranjang, langsung dari dokter atau mungkin terapis seks.

Setelah menonton film bermuatan pornografi, masturbasi sangat mungkin untuk Anda lakukan. Hal ini bisa menurunkan stamina Anda dan membuat Anda tak lagi begitu bersemangat dalam menjalani hubungan intim dengan pasangan. Jangan sampai, gairah dalam kehidupan seks Anda memudar, hanya karena Anda atau pasangan ketergantungan pada film-film biru.

Aktivitas menonton film dewasa, sama sekali tidak disarankan untuk Anda lakukan. Selain tak sesuai dengan norma kesopanan di masyarakat, aktivitas ini juga bisa berakibat buruk pada kesehatan dan kehidupan seks Anda. Daripada meniru konten vulgar tersebut, lebih baik Anda langsung bertanya pada dokter di orami.co.id, untuk meningkatkan kualitas hubungan intim Anda.

shares