Komponen Utama VSAT sebagai Penentu Kualitas Layanan

Karakteristik Payload Satelit

Sebuah instalasi internet satelit tentu didukung oleh beberapa bagian penting. Anda harus memperhatikan bagian utama dari jaringan VSAT. Komponen utama dalam jaringan internet satelit harus diutamakan demi kelancaran komunikasi data yang dihasilkan. Inilah penjelasan mengenai komponen utama dari internet satelit yang menentukan kualitasnya.

  1. Hub Station

Komponen utama yang akan dibahas pertama kali adalah hub station yang berfungsi mengontrol semua operasi jaringan komunikasi. Terdapat sebuah NMS atau Server Network Management System yang berfungsi memberikan akses ke operator jaringan untuk mengontrol dan memonitor jaringan lewat integrasi perangkat keras dan perangkat lunak.

Stasiun hub terdiri dari RF (Radio Frequency), IF (Intermediate Frequency), serta peralatan baseband. Hub ini mengatur multiple channel dari outbound dan inbound data. Peralatan RF ini terdiri dari antena, down converter, up converter, LNB (Low Noise Amplifier), dan high amplifier. Peralatan baseband dan IF terdiri dari IF combiner, demodulator, dan modulator.

  1. Antena

Antena merupakan salah satu komponen penting yang perlu dibahas lebih lanjut dengan fungsinya yang utama. Sebenarnya, antena ini masuk ke dalam salah satu komponen ODU (outdoor unit). Terdapat dua jenis antena yang dibutuhkan dalam jaringan ini, yaitu antena parabola dan antena tanduk.

Sebagai bagian luar dari jaringan internet satelit, antena didesain untuk mengirimakan transmisi sinyal gelombang radio antar titik. Antena yang digunakan dalam jaringan internet satelit adalah solid dish yang berbentuk parabola.

Selain antena berbentuk parabola, ada juga komponen feedhorn yaitu berupa antena tanduk untuk menyampaikan gelombang elektromagnetik antara reflektor dan transceiver. Antena tanduk ini harus diperhatikan kualitasnya.

  1. ODU

ODU (outdoor unit) adalah komponen penting dalam jaringan VSAT. Unit outdoor ini terdiri dari tiga bagian utama lagi, yaitu BUC, LNB, dan antena. Antena yang digunakan dalam jaringan adalah berbentuk parabola berukuran 2,8 meter serta dipasang di bagian atap, dinding, atau tanah.

BUC (Block Up Converter) berfungsi menghantarkan sinyal ke satelit atau dikenal dengan Tx atau transmitter. Komponen selanjutnya adalah LNB (Low Noise Block up) yang berfungsi menerima sinyal yang berasal dari satelit atau dikenal dengan nama receiver atau Rx.

  1. IDU

Setelah membahas mengenai ODU atau outdoor unit, bagian jaringan internet satelit berikutnya yang penting adalah IDU (indoor unit). IDU terdiri dari dua bagian yaitu IFL dan modem.

IFL (Inter Facility Link) merupakan bagian berbentuk kabel dengan konektor BNC sebagai penghubung ODU dan IDU. Modem dalam jaringan ini berfungsi untuk menyambungkan unit luar dengan IFL yang panjangnya sekitar kurang dari 50 meter.

  1. Satelit

Komponen utama yang paling penting adalah satelit sebagai kunci utama sistem kerja jaringan. Fungsi satelit ini adalah  menghubungkan antar jaringan VSAT yang jaraknya jauh. Satelit sebagai sumber komunikasi data atau sumber sinyal jaringan tersebut adalah satelit yang mengorbit bumi. Idealnya, satelit ini berada pada 36.000 km di atas permukaan bumi.

Satelit ini selalu mengorbit bumi secara statis yaitu sesuai perputaran bumi pada porosnya. Setiap satelit ditempatkan dengan selisih jarak dua derajat, sehingga mampu menghindari adanya interferensi. Sistem ini juga mengoptimalkan jumlah satelit yang mengorbit bumi. Sebanyak 180 satelit terpasang di sekeliling bumi yang mempunyai sudut 360 derajat.

Berbagai komponen utama jaringan internet satelit tersebut perlu dipertimbangkan agar menghasilkan kualitas terbaik. Kehadiran jasa pemasangan jaringan juga berpengaruh. Karenanya, pilihlah jasa pemasangan yang handal. Lintasarta adalah solusinya. Langsung saja menuju halaman resimnya di https://www.lintasarta.net/Product/IP-VSAT. Pihak lintasarta sudah memenuhi standar di setiap layanannya. Anda tinggal pilih jenis jaringan VSAT.

shares